You Change My World | Chapter 7 –Crying in The Moonlight–
Main cast : Lee Soo Ra (OC), Kim Myung Soo/L (Infinite)
Support cast : Lee's Family, Kim's Family, other.
Genre : School life, Romance, Family, Happy
Rate : G
Lenght : Chapter
Cover by : Rosilah Everlastingfriend
Disclaimer : Cerita ini hanya fiktif belaka. Story = Mine & Casts = milik Tuhan
NB : Warning, typo’s every where! Don’t be siders! Don’t be plagiarist! Don’t forget to RCL, hargai author :D Hope you like it! ^_^
“...Thank you for loving me, thank you for watching me, thank you making me feeling like this...”
Chapter 1 –First I Meet You– https://kiyaazuki.blogspot.co.id/2016/06/you-change-my-world-chapter-1-first-i_4.html
Chapter 2 –This Is Love– https://kiyaazuki.blogspot.co.id/2016/06/you-change-my-world-chapter-2-this-is.html
Chapter 3 –You Are My Hero– https://kiyaazuki.blogspot.co.id/2016/06/you-change-my-world-chapter-3-you-are.html
Chapter 4 –Not Alone– https://kiyaazuki.blogspot.co.id/2016/06/you-change-my-world-chapter-4-not-alone.html
Chapter 5 –Special Date– https://kiyaazuki.blogspot.co.id/2016/06/you-change-my-world-chapter-5-special.html
Chapter 6 –Jealous– Part 1 https://kiyaazuki.blogspot.co.id/2016/06/you-change-my-world-chapter-6-jealous.html
Chapter 6 –Jealous– Part 2 https://kiyaazuki.blogspot.co.id/2016/06/you-change-my-world-chapter-6-jealous_4.html
Chapter 7 –Crying in The Moonlight–
Happy reading~
-
-
-
Saat semua orang tengah sibuk dengan pekerjaannya membantu mempersiapkan pesta besar antara kedua perusahaan, tiba-tiba datanglah seorang namja dengan pakaian santainya menghampiri Hye Jung.
“Hye Jung nunna!” Panggil seorang namja, kemudian Hye Jung menoleh ke arah orang yang memanggilnya.
“Nde? Hiya Min Hyuk-ah! Kenapa lama sekali? Kami telah menunggumu dari tadi, kau datang disaat kami hampir selesai” Jawab Hye Jung
“Hehe mianhae nunna, tadi saat aku di perjalanan dompetku ketinggalan. Jadi, aku pulang untuk mengambilnya dan ya begitulah aku terlambat datang ke sini untuk membantu nunna, omo.. Neo!? Hiya L! Kenapa kau tak bisa ku hubungi? Apa kau sudah melupakan chingumu ini eoh?” Ucap Min Hyuk yang baru menyadari bahwa chingunya yang dia rindukan ada di hadapannya. Dia kemudian menghampiri Myung Soo melakukan tos yang biasa mereka lakukan saat di Jepang dulu, kemudian dia memeluk Myung Soo.
“Hiya, Hyuki lepaskan aku tak bisa bernapas. Kau memelukku terlalu erat” Pekik Myung Soo
“Hyung, kalian kekanak-kanakan sekali. Aku dengan temanku pun tak seperti itu jika kami bertemu setelah merindukan satu sama lain” Ucap Myung Joo
Semua orang hanya dapat tertawa melihat tingkah Myung Soo dan Min Hyuk yang seperti kekanak-kanakan itu.
“Hehe, mian L. Itu karena aku terlalu merindukanmu, asal kau tau KCK band tak mempunyai jadwal lagi seperti dulu. Jika satu personil tak ada, maka semuanya pun tak berjalan, karena kita sudah klop satu sama lain. Jadi sulit sekali mendapatkan seseorang sepertimu, L yang tak dapat tergantikan”
“Jinja-yo? Itu karena orang sepertiku hanya ada satu di dunia ini, dan juga kemampuanku tak dapat tertandingi. Soal kau yang tak bisa menghubungiku, itu karena ponselku hilang jadi aku menggantinya” Jelas Myung Soo
“Ekhem, pertemuan antar sahabat yang mengharukan. Apa hanya aku dan yeo-dongsaeng yang tak dianggap di sini?” Ucap Donghae
“A.. Mianhae hyung, aku jadi melupakan kehadiran kalian. Yeo dongsaeng? Yeoja ini, apa kau Soo Ra?” Tanya Min Hyuk
“Ne, Lee Soo Ra imnida. Kau pasti Kang Min Hyuk” Jawab Soo Ra
“Hyukie, jangan lupa juga bahwa Soo Ra ini adalah yeoja chinguku” Ucap Myung Soo
“Jinja? Ja-jadi... Wah , dunia begitu sempit ya. Kita saling keterkaitan dan akan menjadi keluarga” Jawab Min Hyuk
“Hyung eonni, aku mau ke toilet dulu” Ucap Soo Ra
“Oh ne” Jawab Hye Jung
Lalu Soo Ra pun berlalu dari tempat perbincangan.
“Oh ne, bagaimana dengan Prince Ho?” Tanya Myung Soo
“Dia baik-baik saja, dan dia juga akan ke Korea untuk menghadiri pesta pernikahan Donghae hyung dan Hye Jung nunna” Jawab Min Hyuk
“Min Hyuk hyung, apa Choi Ji Hyun juga akan datang? Ku harap dia takkan datang, dia itu yeoja paling menyebalkan yang pernah ku temui” Tanya Myung Joo
“Myung Joo-ya sopanlah sedikit, dia itu lebih tua darimu” Ucap Myung Soo menasehati
“Ne hyung arrasseo, tapi aku tak menyukainya. Dia bisanya hanya menggangguku saja untuk mencari tahu tentangmu hyung, dia juga bersikap manja padamu, memangnya siapa dia? Yeoja chingumu saja bukan, sungguh yeoja yang merepotkan. Pokoknya aku tak menyukainya”
“Kkk~ Apa kalian masih belum akur juga? Dia akan datang, karena ingin bertemu denganmu L, kau pergi tanpa berpamitan terlebih dulu”
“Ah mianhae, dulu aku pergi terburu-buru, itu juga karena appa tak memberitahuku sebelumnya kalau kami akan pergi”
*Author Pov.
KCK band adalah nama group band yang dinamai berdasarkan marga para personilnya, Kim Choi Kang. Personilnya juga memiliki nickname yang terbilang populer di sekolah tempat mereka seperti L yang berarti Love untuk panggilan Myung Soo sang vokalis sekaligus gitaris, Prince Ho untuk panggilan Min Ho yang menjadi bassis, dan Hyukie untuk panggilan Min Hyuk sebagai drummer.
Selain tampan, pandai bermain musik, mereka juga merupakan pewaris dari perusahaan keluarga mereka. Kingdom Hotel adalah hotel bintang lima milik Tn. Kim Tae Joo yang merupakan appa dari Myung Soo, Hyundai adalah perusahaan yang memproduksi kendaraan berkualitas yang terbilang sukses milik Tn. Choi Si Won appa dari Min Ho, dan Hazzel Group perusahaan fashion ternama di Korea milik Tn. Kang Seung Hoon appa dari Min Hyuk.
*Author Pov. End
-
-
-
Soo Ra berjalan menuju toilet, saat dia akan memasuki toilet tersebut dilihatnya namja yang sepertinya tidak asing baginya.
“Luhan gege” Gumam Soo Ra, lalu dia menghentikan niatnya untuk masuk ke toilet dan berlari untuk mengejar Luhan yang sedang berjalan menuju ke luar dari bangunan Kingdom Hotel.
“Luhan Gege!” Panggil Soo Ra, orang yang dipanggil pun menoleh.
“Nde? Soo Ra” Jawab Luhan, lalu Soo Ra berjalan menghampiri Luhan.
“Sedang apa kau di sini ge?” Tanya Soo Ra
“Aku telah menemui presdir Kim untuk membicarakan proyek bisnis antara perusahaan Kingdom Hotel dan LHN Corp” Jawab Luhan
“LHN Corp?”
“Ne, itu adalah perusahaan baba. Yang sekarang telah dipegang olehku, baba telah meninggal beberapa bulan yang lalu”
“Mianhae ge, aku tak tahu. Gege kau presdirnya?”
“Ne gwenchana, eung.Soo Ra-ya kau sedang apa di sini?”
“Daebak, aku sedang membantu mempersiapkan pesta pernikahan Donghae oppa dan Hye Jung eonni, dan lusa mereka akan menikah”
“Oh, pasti kau sedang sibuk sekarang ini”
“Ani-yo, aku sudah selesai membantu dan sekarang aku merasa bosan”
“Apa kau mau menemaniku berbelanja? Aku lupa membawa banyak baju, padahal untuk sementara aku akan lama tinggal di Korea”
“Emmh, geurae. Kajja ge”
Lalu Soo Ra dan Luhan pun pergi dari Kingdom Hotel setelah sebelumnya memberitahu Myung Soo dengan mengirimkan pesan.
------
From : Baby
To : L
L oppa, mianhae aku pulang duluan. Aku mau menemani chinguku berbelanja :D Jadi jika kau pulang sendirian apakah tak apa? :/
------
Myung Soo yang asyik berbincang dengan chingunya itu, sampai menghiraukan ada pesan masuk dari Soo Ra ke ponselnya yang mungkin penting baginya, dan malah melanjutkan perbincangannya itu sambil menyelesaikan pekerjaannya membantu menata setiap dekorasi yang telah disiapkan.
-
-
-
Setelah selesai membantu dan berbincang ini itu, semua orang yang ada di sana akhirnya pergi, Donghae, Hye Jung, Min Hyuk telah pergi terlebih dahulu. Kini Myung Soo terduduk sendirian menunggu Soo Ra, Myung Joo? Dia telah pulang bersama appanya yang telah selesai bekerja di kantornya.
“Pergi ke mana dia? Kenapa belum kembali juga, cuma ke toilet kok lama. Sebaiknya aku cari dia” Gumam Myung Soo dalam hati
Myung Soo memeriksa ponselnya yang tadi dihiraukannya sempat berdering saat berbincang dengan Min Hyuk. Dilihatnya ada pesan dari yeoja chingunya, dia pun membaca pesan itu.
------
From : Baby
To : L
L oppa, mianhae aku pulang duluan. Aku mau menemani chinguku berbelanja :D Jika kau pulang sendirian apakah tak apa? :/ (15 minutes ago)
------
“Aish, kenapa aku tadi tak membukanya saja. Jadi tak mungkin akan seperti ini” Gerutu Myung Soo
------
From : L
To: Baby
Gwenchana baby, chingu? Sejak kapan kau punya chingu? Bukankah sebelumnya kau tak berteman dengan siapa pun? Apa kau sedang berselingkuh sekarang eoh? :/
------
Tak lama kemudian Soo Ra membalasnya.
------
From : Baby
To : L
Aish oppa, kenapa begitu curiga? Aku tak berselingkuh L oppa, aku hanya menemani Luhan Gege berbelanja :D
------
“Mwo!? Apa yang dia lakukan, itu yang namanya selingkuh baby kau bersama namja lain menemaninya berbelanja? Aish jinja” Ucap Myung Soo terkejut dan kemudian dia memanggil Soo Ra.
“[Yeobosseo]” Terdengar suara seorang namja yang mengangkat panggilan Myung Soo
“Nugu-seo? Apa kau Xi Luhan?”
“[Ne, Luhan imnida]”
“Kenapa kau yang mengangkat ponsel Soo Ra? Soo Ra eodi-ya?”
“[Karena aku sedang bersamanya. Dia sedang ke toilet, jadi aku yang mengangkatnya]”
“Aish, kau sedang berada di mana sekarang?”
“[Haruskah aku memberitahumu?]”
“Hiya! Soo Ra itu yeoja chinguku jadi aku harus mengetahui keberadaannya. Kau jangan berbuat macam-macam padanya! Aku tau kau juga menyukainya, aku bisa melihat tatapanmu waktu kau bicara bersamanya di toko peralatan musik tapi mian dia itu milikku”
“[Jika dia milikmu, maka aku akan merebutnya darimu]”
“Coba saja kalau kau bisa, dia akan tetap memilihku”
“[Cih, jangan terlalu percaya diri]”
“Di mana kau sekarang!”
“[Mianhae, Soo Ra sudah datang. Aku harus mematikannya, bye~]”
“Hiya! Dasar kau-“ Piiip... piip... Panggilan terputus
“Aish namja itu, aku tak bisa tinggal diam. Xi Luhan awas kau!” Ancam Myung Soo
Lalu Myung Soo mencoba mencari Soo Ra melalui alat pelacak yang sebelumnya telah dia pasang di ponsel Soo Ra, untuk berjaga-jaga apabila terjadi sesuatu dengannya.
“Yes, ketemu. Beom Joo Mall? Geurae, tunggu aku Soo Ra” Ucap Myung Soo, lalu dia bergegas menuju mall tersebut.
-
-
-
@Beom Joo Mall
Kini Myung Soo tiba dan memasuki mall tersebut sambil mencari keberadaan Soo Ra yang ada di alat pelacaknya, lalu dia menemukan orang yang dicarinya. Myung Soo melihat kalau Soo Ra sedang berada di toko baju yang ada di mall itu bersama namja itu Luhan, lalu dia menghampirinya dan menarik tangan Soo Ra agar menjauh dari Luhan.
“Mian Luhan-ssi, aku harus membawanya pulang. Annyeong!” Ucap Myung Soo
Luhan yang mendengar perkataan Myung Soo, kemudian mencegahnya. Tapi terlambat, kini mereka telah terlalu jauh.
“Hiya, L oppa apa yang kau lakukan?" Tanya Soo Ra heran akan perbuatan yang Myung Soo lakukan padanya, yang tiba-tiba saja datang dan menarik paksa tangannya.
“Ikuti aku!" Perintah Myung Soo
"Lepaskan aku, appo-ya” Ringgis Soo Ra
" Ah, mianhae baby” Ucap Myung Soo yang telah membawa Soo Ra menjauh dari Luhan sambil melepaskan genggaman tangannya yang memegang Soo Ra.
“Mworago oppa?” Tanya Soo Ra heran
“Apa kau tak tau, aku tadi menelponmu. Dan namja itu yang mengangkatnya” Jelas Myung Soo
“Ah, mianhae L oppa. Tadi aku ke toilet sebentar dan ku titipkan tas ku padanya. L oppa, dia itu punya nama, Xi Luhan dan dia lebih tua dari kita jadi kau harus memanggilnya hyung atau tidak gege. Tadi kau malah memanggilnya Luhan-ssi”
“Geurae, tapi aku tak menyukainya. Apa kau tak menyadarinya? Kalau dia itu menyukaimu”
“Ah, impossible. Aku sudah menganggapnya seperti oppa ku sendiri”
“Tapi perasaan seorang namja itu berbeda baby, tidak mungkin kalau dia hanya menganggapmu sebagai yeo-dongsaengnya dengan sikapnya yang seperti itu”
“Ne, arrasseo. Bagaimana kau bisa tau aku ada di sini?
“Itu karena aku melacak nomor ponselmu, kau juga bisa melacak nomor ponselku karena aku telah memasangkannya di ponsel kita. Aku melakukan itu karena kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di antara kita, kau dapat menemukanku dengan melacaknya”
“Oh ne, tapi kenapa kau bersikap kasar seperti itu padanya tadi? Apa jangan-jangan, kau pasti cemburu kan oppa?”
“Emm itu, ne aku cemburu. Makanya kau jangan terlalu dekat dengannya, ini sudah yang kedua kalinya aku memergoki kalian bersama”
“Geurae, cemburu itu memangnya seperti apa oppa?”
“Aish kau ini, cemburu itu sakit ketika orang yang kita sukai bersama orang lain. Kau pasti akan merasakannya jika kau cemburu, pokoknya rasa sakitnya itu tak dapat diutarakan dengan kata-kata”
“Oh begitu”
“Ini sudah malam, sebaiknya sekarang kita pulang kajja”
“Tapi, bagaimana dengan Luhan gege?”
“Biarkan saja dia, dia kan seorang namja sudah besar lagi. Dia bisa pulang sendiri. Oh ne, besok kau ku jemput lagi. Tapi kali ini aku tak mau berangkat terlalu pagi”
“Ne, itu salahmu sendiri. Siapa suruh kau tak sarapan dulu dan malah menjemputku terlalu pagi. Oh ne, eomma bilang kalau kau mau menjemputku sebaiknya masuk ke dalam dan jangan menungguku di luar. Bukankah itu malah menyebabkan keluargaku bersikap tak enak karena tak mempersilahkanmu masuk”
“Ne baby, besok aku akan menunggumu di dalam”
Lalu mereka pun pulang dan membiarkan Luhan sendirian
-
-
-
@Lee’s Family House
Kini Myung Soo tengah berada di ruang tamu menunggu sambil memainkan ponselnya mengetik pesan kepada Soo Ra yang masih bersiap-siap untuk berangkat sekolah.
------
From : L
To : Baby
Baby, kenapa kau lama sekali eoh? :/ Nan bogoshipo-yo :3 Cepatlah turun ;)
------
From : Baby
To : L
Nado, sebentar lagi L oppa :D Aku akan segera turun jadi bersabarlah ne?
------
From : L
To : Baby
Geurae, aku akan menunggumu meskipun akan memakan waktuku yang berharga :D Jadi sebagai gantinya kau harus terus menemaniku sepanjang hari ini ^_^
------
From : Baby
To : L
Ne, aku akan turun sekarang
------
“Myung Soo-ya mari sini ikut sarapan bersama kami” Pinta Ny. Lee ramah sambil menata piring dan makanan di meja makan
“Nde eommonim” Jawab Myung Soo, lalu Myung Soo menghampiri calon mertuanya dan duduk bersama di ruang makan untuk menikmati sarapan paginya.
“Bagaimana kabar appa dan eommamu Myung Soo-ya?” Tanya Tn. Lee
“Mereka baik-baik saja abeoji, dan sekarang appa sedang sibuk mengurus bisnis dengan clientnya dari China. LHN Corp”
“Appamu memang handal dalam menjalankan bisnis, namun dia tak sepandai diriku dalam hal bernyanyi. Suaranya sungguh tak enak didengar, aku jadi ingat waktu sekolah dulu saat ada pensi appa mu sang bintang kelas diminta untuk bernyanyi oleh semua chingunya. Tapi dia menolaknya, lalu dia dipaksa olehku untuk bernyanyi sebagai tanda perpisahan. Dan hasilnya, semua orang yang ada di sana malah mentertawakannya karena suaranya yang kurang merdu tak sepandai otaknya dalam belajar. Sungguh pengalaman yang sangat memalukan baginya” Cerita Tn. Lee sambil tertawa kecil mengingat kejadian itu.
“Appaku seperti itu? Tapi aku sangat berbakat dalam hal bernyanyi”
“Ne, mungkin itu bakat dari keluarga eommamu” Jawab Donghae
“Hee hee, mungkin saja”
“Kenapa Soo Ra lama sekali, tidak biasanya dia seperti ini. Mianhae Myung Soo-ya membuatmu lama menunggunya” Ucap Ny. Lee
“Yeobo, sebaiknya kau lihat sedang apa dia” Ucap Tn. Lee
“Emmonim, biar aku saja yang melihatnya” Pinta Myung Soo
“Geurae” Jawab Ny. Lee, lalu Myung Soo menaiki tangga menuju kamar Soo Ra
-
-
-
Sesampainya di depan kamar Soo Ra, Myung Soo mengetuk pintu agar dia dapat diperbolehkan masuk.
“Tok..tok..tok.. Baby, apa kau di dalam? Ini aku L”
Tapi tak ada balasan dari panggilannya itu. Lalu Myung Soo pun berencana untuk masuk ke kamar yeoja chingunya itu.
“Baby, apa aku boleh masuk?”
Masih tak ada balasan dari dalam, lalu dia pun membuka knop pintunya.
Cklek~ ‘Tidak dikunci?’ Gumam Myung Soo dalam hati, lalu dia pun masuk.
“Baby kenapa kau lama sekali?” Ucap Myung Soo yang baru masuk, lalu dia melihat Soo Ra tergeletak di lantai dengan pakaian sekolahnya, Myung Soo terkejut dan dia pun bergegas menghampirinya dan memangkunya.
“Baby ireona! Kau kenapa!?” Ucap Myung Soo cemas sambil menepuk-nepuk pipi Soo Ra pelan. Lalu Myung Soo pun menggendong Soo Ra ala bridal style dan berencana membawanya pergi ke rumah sakit. Dia pun bergegas menuruni tangga dengan hati-hati, takut terjadi sesuatu dengan yeoja chingunya itu.
Di bawah, keluarga Soo Ra yang melihat keadaan Soo Ra yang digendong Myung Soo heran sekaligus merasa cemas.
“Myung Soo-ya apa yang terjadi dengan Soo Ra?” Tanya Ny. Lee cemas
“Molla-yo eommonim, tadi waktu aku masuk ke kamarnya dia tergeletak begitu saja di lantai” Jawab Myung Soo
“Kalau begitu, cepat kita bawa dia ke rumah sakit” Saran Tn. Lee
“Aku akan siapkan mobilnya” Ucap Donghae yang bergegas keluar untuk menyiapkan mobilnya untuk pergi ke rumah sakit. Setelah Donghae menyiapkan mobilnya, lalu mereka pun pergi ke rumah sakit.
-
-
-
@Myung Woo Hospital
Sesampainya di rumah sakit, Soo Ra dilarikan ke UGD dan semua orang yang membawanya menunggu di ruang tunggu dengan raut muka yang cemas. Tak lama kemudian, dokter yang memeriksa keadaan Soo Ra keluar.
“Iusa-nim bagaimana keadaan uri Soo Ra?” Tanya Ny. Lee
“Untuk saat ini, dia baik-baik saja. Untungnya anda membawanya cepat jadi kami dapat menanganinya. Sebentar lagi dia akan siuman” Jawab dokter itu
“Iusa-nim, apa yang terjadi padanya? Saat aku menemukannya, dia tergeletak di lantai” Tanya Myung Soo
“Mungkin dia kecapean, dan lagi menurut hasil pemeriksaan dia mengalami alergi tapi kami sudah mengobatinya. Dia harus istirahat full, sekarang anda dapat masuk untuk melihatnya dan setelah sadar, dia bisa segera pulang” Jelas dokter itu
“Syukurlah, mungkin dia kecapen sewaktu membantu mempersiapkan pesta pernikahanku” Ucap Donghae
“Alergi? Uri Soo Ra alergi terhadap bunga mawar, dia tidak tahan dengan baunya. Dia akan bersin-bersin dan kepalanya terasa pusing jika dia menghirup baunya. Dia alergi sepertiku, jadi mungkin itulah sebabnya dia pingsan” Jelas Tn. Lee
“Nde, ada pasien lain yang harus saya periksa. Saya tinggal, permisi” Pamit dokter itu
“Ne iusa-nim, kamsahamnida” Ucap Tn. Lee, lalu dokter itu pun berlalu.
“Tapi kita tak pernah membawa bunga mawar ke kamarnya, kenapa di kamar Soo Ra ada bunga mawar?” Tanya Ny. Lee heran
“Aku yang memasukannya ke dalam tasnya, itu sebagai hadiah dariku. Ku pikir setiap yeoja menyukainya, jadi aku melakukan itu secara diam-diam. Tapi bukannya membuatnya senang, aku malah membuatnya sakit. Cwesonghamnida eommonim aku tidak tahu kalau Soo Ra alergi terhadap bunga mawar” Jawab Myung Soo
“Gwenchana Myung Soo-ya, sekarang keadaannya sudah membaik. Yeobo, bukankah hari ini kau harus ke kantor? Donghae-ya, Myung Soo-ya kalian juga harus ke sekolah, tinggal 15 menit lagi, kau harus segera pergi nanti bisa-bisa kalian terlambat. Soal Soo Ra biar aku yang menjaganya, dan setelah dia sadar aku akan memberitahu kalian” Ucap Ny. Lee
“Geurae, sekarang kita harus pergi kajja” Ajak Tn. Lee, lalu mereka pun berlalu dari hadapan Ny. Lee
“Sekarang aku harus melihat keadaannya” Gumam Ny. Lee yang kemudian memasuki ruangan tempat Soo Ra dirawat.
-
-
-
@Kyunghee Senior High School
Myung Soo dan Donghae keluar dari mobil bersamaan, ya mereka berangkat bersama karena mobil Myung Soo dia simpan di rumah Soo Ra, saat membawa Soo Ra ke rumah sakit menggunakan mobil Donghae dan Tn. Lee dijemput ke kantor oleh supir pribadinya. Jadi begitulah mereka bisa bersama.
*Author Pov.
Semua orang yang ada di sekolah menatap kedua namja tadi dengan wajah yang sulit diartikan, telah menyebar rumor bahwa Myung Soo dan Soo Ra berpacaran dengan photo yang diambil oleh seorang yeoja yang memergoki mereka bersama. Dan sekarang pemandangan yang sangat menarik, terlihat Donghae yang merupakan pewaris Kyunghee Group sekaligus oppa Soo Ra berangkat bersama namja chingu yeo-dongsaengnya. Telah jelas bahwa Myung Soo benar-benar membuat gebrakan yang hebat, dan juga dia adalah murid baru pindahan yang berhasil memikat hati seorang Soo Ra yang sangat sulit untuk ditakhlukan, identitas aslinya sebagai pewaris Kingdom Hotel masih tidak ada yang mengetahuinya kecuali keluarga Lee.
*Author Pov. End
“Kamsahamnida hyung” Ucap Myung Soo
“Ne, cheonma-yo. Aku duluan ne Myung Soo-ya” Balas Donghae
“Ne hyung” Jawab Myung Soo
Lalu Donghae berlalu, memasuki sekolah tempat dia mengajar.
‘Kenapa mereka memandangiku seperti itu?’ Gumam Myung Soo dalam hati, lalu Myung Soo pun masuk ke bangunan sekolahnya.
-
-
-
Saat Myung Soo berjalan di lorong, dia menerima pesan dari Ny. Lee kalau Soo Ra sudah sadar dan akan segera pulang, dan saat dia akan membalas pesan dari calon mertuanya itu tak sengaja dia menabrak seorang lelaki paruh baya. Sehingga berkas yang dibawa oleh lelaki paruh baya itu jatuh berserakan.
“Cwesonghamnida ahjussi” Ucap Myung Soo sambil membantu mengumpulkan berkas yang berserakan milik lelaki paruh baya itu.
“Kamsahamnida kodunghaksaeng (pelajar SMA), kantor kepala sekolah disebelah mana? Bisakan kau mengantarku ke sana?“ Tanya lelaki paruh baya itu
“Oh nde ahjussi, mari aku tunjukkan” Jawab Myung Soo sambil mengantarkan lelaki paruh baya itu ke kantor kepala sekolah.
“Ahjussi, apa anda akan mendaftarkan putra anda ke sekolah ini?” Tanya Myung Soo
“Andwae, putraku sudah meninggal saat dia masih bayi. Dan sekarang aku tak memiliki putra, aku ke sini untuk menggantikan Park Chan Soo mengajar” Jelas lelaki paruh baya itu
“Ah cwesonghamnida seongsaenim, aku tidak tau kalau anda adalah yang menggantikan Park Seongsaenim mengajar musik. Dan mengenai putra anda, saya turut berduka” Ucap Myung Soo
“Gwenchana, nugu-sseo?” Tanya lelaki paruh baya itu
“Jeoneun Kim Myung Soo imnida. Seongsaenim?” Jawab Myung Soo
“Kim Ji Seo, Myung Soo-ya kau dapat memanggilku Kim Seongsaenim nde?”
“Oh nde”
“Berapa umurmu?”
“Jeoneun yol ilgop (17) sal imnida”
“Jika putraku masih ada maka dia seumuran denganmu Myung Joo-ya”
“Seongsaenim ini kantornya. Pelajaran akan segera dimulai saya harus segera ke kelas, annyeong!”
“Ah nde, kamsahamnida Myung Joo-ya”
“Nde seongsaenim”
Lalu Myung Soo pun berlalu dari hadapan Kim Seongsaenim.
“Kenapa aku merasa familiar dengan wajahnya?” Gumam Kim Seongsaenim dalam hati, kemudian dia memasuki kantor kepala sekolah.
-
-
-
Saat memasuki ruang kelas XI-A tempat di mana Myung Soo belajar semua mata tertuju padanya.
“Sebenarnya ada apa ini? Dari tadi ku perhatikan saat di tempat parkir, kenapa semua orang menatapku seperti itu?” Ucap Myung Soo dengan suara yang agak keras sambil menuju bangkunya.
“Kim Myung Soo, sebenarnya apa hubunganmu dengan Lee Soo Ra? Apa kalian berpacaran?” Tanya seorang namja
“Ne, tapi dari mana kau tau? Aku bahkan belum memberitahu kepada siapapun di sekolah ini” Jawab Myung Soo
“Photo ini, aku mengambilnya kemarin pagi saat kau bersama Soo Ra” Ucap seorang yeoja
“Daebak, kau pandai sekali memotret. Sebaiknya kau jadi photoghrafer saja” Balas Myung Soo
“Sebenarnya siapa kau? Berani-beraninya mendekati Soo Ra, apa kau tak tau kalau dia itu Princess Kyunghee dan neo! Memang kau itu tampan but you’re just New Student” Ucap seorang namja dengan suara yang agak keras
“Siapa aku sebenarnya? Hah, jika aku memberitahu kalian, mungkin kalian takkan percaya dan akan minta maaf padaku atas apa yang barusan kalian katakan” Jawab Myung Soo dengan santainya
“Geurae, whatever. Di mana yeoja chingumu? Kenapa kau tak bersamanya sekarang?” Tanya namja lainnya
“Dia sedang sakit sekarang, jadi tidak bisakah kalian berhenti mengintrogasiku eoh? Moodku sekarang sedang tak baik untuk terus menerus menjawab setiap pertanyaan kalian”
“Sudahlah lupakan, aku sebenarnya iri sekaligus marah padamu. Semoga kalian bahagia, apa kau tau? Banyak namja yang mengejar-ngejar Soo Ra tapi dia tak memberi kami kesempatan untuk menakhlukannya, tapi bagaimana bisa kau melakukannya?” Tanya seorang namja
“Itu yang namanya takdir, and she is my first love” Jawab Myung Soo
“Mwo!? Jinja-yo? Daebak, kalian memang cocok bersama”
“Ah gomawo”
Lalu Myung Soo memasangkan earphone ke telinganya sambil memainkan ponselnya, dan bel pun berbunyi menandakan bahwa pelajaran akan dimulai, kemudian datanglah Choi Seongsaenim dengan seorang namja di sampingnya.
“Setelah Myung Soo, kali ini siapa lagi?” Ucap seorang yeoja dengan suara yang pelan
“Siapa namja itu? Akhir-akhir ini kenapa banyak sekali murid pindahan di kelas XI-A ini?” Bisik seorang namja
“Mungkin karena dia pintar makanya dia diterima di kelas ini, aku harus berhati-hati” Bisik namja lain
“Aigoo dia tak kalah tampannya dengan Myung Soo” Gumam seorang yeoja
“Attention! Anak-anak hari ini kalian mempunyai teman baru, silahkan perkenalkan dirimu” Ucap Choi Seongsaenim
“Annyeong haseyo, Jeoneun Kang Min Hyuk imnida. Mannaseo bangapseumnida, kamsahamnida” Ucap namja itu, mendengar apa yang dikatakan namja itu Myung Soo langsung melepas earphonenya dan mencoba melihat murid baru itu.
“Min Hyuk-ah, silahkan duduk” Ucap Choi Seongsaenim, kemudian Min Hyuk berjalan menuju bangku di belakang Myung Soo sambil melihat sekilas Myung Soo yang tengah menatapnya.
“Hyukie kau akan sekolah di sini? Kenapa kau mengikutiku?” Tanya Myung Soo dengan suara yang dipelankan
“Ne, aku tak mengikutimu. Aku merasa bosan sekolah di Jepang karena suasananya berbeda saat kau tak ada di sana, jadi aku memutuskan untuk pindah sekolah ke sini. Ku dengar ini adalah sekolah milik appa Donghae hyung dan Soo Ra, daebak sekolah ini tak kalah megahnya dengan sekolah kita di Jepang dulu”
“Aish kau ini, itu namanya kau mengikutiku”
“Dan masih ada satu kejutan lagi yang tersisa”
“Apa maksudmu Hyukie, apa jangan-jangan Prince Ho juga akan pindah ke sini?”
“Mungkin, dan jika dia pindah maka Ji Hyun akan bersamanya”
“Aish, jangan sampai dia merusak hubunganku dengan Soo Ra. Aku hanya menganggapnya seperti dongsaengku sendiri”
“Jika itu terjadi, maka aku akan membantumu. Sebenarnya aku menyukai Ji Hyun” Gumam Min Hyuk
“Apa yang kau katakan barusan Hyukie?”
“Ah ani-yo, bukan apa-apa. Ngomong-ngomong kenapa aku tak melihat Soo Ra di sini, ke mana yeoja chingumu itu?” Tanya Hyukie mencoba mengalihkan pembicaraan
“Dia sedang sakit sekarang”
“Kemarin nampak baik-baik saja, apa karena dia kelelahan saat membantu mempersiapkan pesta pernikahan Donghae hyung dan Hye Jung nunna?”
“Ya bisa dibilang begitu, sudahlah ayo sekarang saatnya belajar. Apa kau akan menyerah melawanku eoh? Peringkatmu dulu saat di Jepang berada di bawahku, apa kau tak mau menyusulku?”
“Geurae, aku tak ingin kalah lagi darimu L. Kali ini aku akan berusaha keras”
“Baguslah, ayo kita bersaing secara sehat”
“Ne”
Saat Choi Seongsaenim akan memulai pelajarannya, dia baru menyadari ada seorang muridnya tak ada di kelasnya.
“Ke mana Lee Soo Ra? Tidak biasanya dia tak hadir” Tanya Choi Seongsaenim
“Dia sakit seongsaenim”
“Oh arrasseo, sekarang buka buku paket matematika kalian halaman 207. Bagi yang tidak membawa buku, silahkan keluar” Ucap Choi Seongsaenim
-
-
-
@Lee’s Family House
Terlihat seorang yeoja tengah membaca buku sambil menyandar pada punggung ranjang.
“Baby!” Ucap seorang namja yang tiba-tiba masuk ke kamar yeoja tersebut yang membuat yeoja itu berhenti melakukan aktivitas membacanya.
“Nde?”
“Gwenchana? Mianhae, aku tak tau kalau kau alergi bunga mawar. Aku takkan melakukannya lagi, sepertinya hutangmu untuk menemaniku seharian ini mungkin dilain hari”
“Gwenchana, ne arrasseo”
“Kau alergi mawar, takut gelap. Hal apa lagi yang belum ku ketahui tentangmu baby? Beritahu aku, jebal”
“Tidak ada hanya itu saja, L oppa apa kau juga memiliki phobia atau alergi?”
“Aku alergi udang, jadi kalau kau memasak saat kita sudah menikah kau tak usah memasak udang. Karena aku tak bisa memakannya, kalau aku memakannya aku bisa gatal-gatal”
“Geurae, bagaimana keadaan di sekolah hari ini?”
“Hari ini, ada banyak hal. Pertama, semua murid sudah tau akan hubungan kita, tapi mereka masih belum mengetahui identitas asliku. Dan apa kau tau, Kang Min Hyuk sekelas dengan kita”
“Mwo!? Jadi dia bersekolah di sini sekarang”
“Ne, besok adalah pernikahan Donghae hyung apa kau dapat menghadirinya?”
“Ne, aku dapat menghadirinya. Lagi pula aku sudah tak apa-apa sekarang”
“Baguslah, aku akan menjemputmu besok”
“Geurae, aku akan kehilangan tempat untuk menceritakan curahan hatiku. Oppaku sudah memiliki istri sekarang, jadi aku tak bisa mengganggunya lagi”
“Tak apa, aku akan selalu ada untukmu baby. Jika kau mau curhat ya padaku juga boleh”
“Ah tapi akan terasa beda”
“Ya sudah, aku harus pulang sekarang. Jaga dirimu baik-baik, see you baby!”
“See you L”
Lalu Myung Soo pun berlalu dari hadapan Soo Ra. Soo Ra mendekati nakasnya untuk mengambil sebuah box, dia pun mengeluarkan isi dari box tersebut. Diambilnya sapu tangan berwarna biru bermotif kotak-kotak yang bertuliskan ‘I Love U L Oppa’ Soo Ra sendiri yang membuatnya dengan bantuan Ny. Lee yang tidak lain adalah eommanya.
“Aku akan memberikan ini setelah pesta pernikahan Donghae oppa selesai” Gumam Soo Ra sambil tersenyum mengelus sapu tangan yang dibuatnya.
-
-
-
@The Wedding Donghae and Hye Jung
Malam ini adalah pesta yang diselenggarakan setelah sebelumnya saat siang tadi dilakukan pemberkatan di gereja yang tak jauh dari tempat di mana pesta pernikahan tersebut diadakan.
Kini telah banyak tamu yang undangan yang hadir di pesta pernikahan Donghae dan Hye Jung, yang kebanyakan dari tamu undangan tersebut adalah rekan bisnis dari kedua belah pihak, chingu sewaktu sekolah dan rekan kerja. Terlihat di depan Kingdom Hotel juga terdapat banyak wartawan yang meliput pernikahan kedua perusahaan besar tersebut dengan dijaga oleh begitu banyak security, wajar saja ini adalah acara penting dan sakral.
Terlihat mobil lamborghini aventador putih berhenti di depan pintu masuk pesta tersebut, kemudian sang pemilik pun keluar dan berjalan di red carpet yang telah digelar. Xi Luhan adalah nama namja itu, dia merupakan rekan bisnis yang bekerja sama dengan Hazzel Group. Dia kemudian masuk ke dalam hotel dan berbaur dengan tamu-tamu yang ada di sana.
-
-
-
Terlihat Myung Soo, Myung Joo, Min Hyuk dan Soo Ra sedang menikmati hidangan yang ada di pesta sambil berbincang.
“Hyung, nunna. Aku mau menemui eomma dulu, annyeong!” Ucap Myung Joo
“Ne, hati-hati jangan sampai tersesat. Banyak orang di sini” Jawab Myung Soo
“Ne, arrasseo” Balas Myung Joo, lalu dia pun berlalu.
“Hyukie katamu Prince Ho akan datang, Presdir Choi dari Hyundai sudah ada di sini. Tapi ke mana dia batang hidung belum terlihat sama sekali?” Tanya Myung Soo
“Mungkin dia ada kendala, sebentar lagi dia akan datang. Tunggu saja L” Jawab Min Hyuk
“Prince Ho, nugu?” Tanya Soo Ra heran
“Dia adalah uri chingu, dan merupakan personil ketiga KCK band, juga pewaris dari perusahaan Hyundai. Oh kau belum tau ya baby, dulu saat kami sekolah di Jepang kami membuat group band yang cukup terkenal” Jelas Myung Soo
“Oh ne, arrasseo. Lalu bagaimana group band kalian sekarang?”
“Saat ini, kegiatan kami sebagai group band berhenti sejenak karena jarak yang terpaut cukup jauh, ini semua karenamu L. Saat kau pergi tak memberitahu kami dulu, jadi kami tak sempat mencari penggantimu”
“Mianhae Hyukie, tapi meskipun aku memberitahu kalian tetap saja kalian tak bisa menemukan orang untuk menggantikan posisiku”
“Ne, kau benar”
“L oppa, Min Hyuk-ah aku menemui oppa ku dulu ne”
“Ne”
“L oppa kalau pesta sudah selesai, bisakah kau pergi menemuiku di taman yang berada di belakang hotel ini? Aku ingin menunjukkanmu sesuatu” Bisik Soo Ra
“Geurae, tapi kenapa tak sekarang saja baby?”
“Kalau sekarang, tidak bisa”
“Wae?”
“Aku tak bisa mengatakannya padamu, annyeong!” Lalu Soo Ra pun pergi meninggalkan Myung Soo dan Min Hyuk
“Baby, kau membuatku penasaran saja” Gumam Myung Soo
“Ada apa?” Tanya Min Hyuk heran
“Ani, ini rahasia kami”
“Aish kau ini, aku jadi iri melihat kalian berdua. Aku juga ingin seperti kalian, tapi sayangnya sampai saat ini aku masih belum bisa mendapatkan yeoja chingu” Gerutu Min Hyuk
“Tapi bukankah kau tampan dan banyak yeoja-yeoja di luar sana yang memperebutkanmu?” Tanya Myung Soo
“Memang, tapi aku menyukai seseorang. Aku belum siap untuk menyatakan perasaanku padanya, aku takut kalau dia menolakku”
“Nugu? Apa alasan dia menolakmu, kau kan terlihat sempurna”
“Someone, alasannya karena dia.. ups aku takkan memberitahukannya padamu. That is my secret”
“Aish kau ini, tapi jika kau butuh bantuanku aku siap membantumu kapan saja”
“Gomawo-yo L”
-
-
-
Terlihat pasangan pengantin yang tengah berbahagia, senyum terukir di bibir keduanya. Para tamu yang hadir bergantian memberikan ucapan selamat kepada Donghae dan Hye Jung. Dan saat Luhan datang memberikan ucapan selamat, raut wajah Donghae berubah 180` dengan kesedihan.
“Chukkae Hye Jung nunna atas pernikahanmu!” Ucap Luhan
“Ne, kamsahamnida Luhan-ah” Balas Hye Jung
“Apa kabar hyung? Lama tidak bertemu” Ucap Luhan
“Gwenchana, ne”
“Apa kalian saling mengenal?” Tanya Hye Jung heran
“Ne, dia adalah adik dari mantan yeoja chinguku yang meninggal 3 tahun lalu karena kecelakaan. Aku pernah menceritakannya padamu kan yeobo”
“Oh ne, aku ingat. Aku turut berduka Luhan-ah”
“Kamsahamnida Hye Jung nunna, semoga kalian bahagia dan nunna ku di sana pun pasti bahagia melihat namja chingunya kini telah menemukan seseorang yang tepat sebagai penggantinya” Ucap Luhan sambil menahan air matanya yang mungkin akan menetes mengingat nunna yang sangat disayanginya.
Mendengar apa yang dikatakan Luhan, Donghae langsung memeluk Luhan dan meminta maaf padanya. Hye Jung yang melihat pemandangan yang mengharukan itu meneteskan air matanya.
*Author Pov.
Nunna Luhan, Xi Yu Mei merupakan mantan yeoja chingu Donghae yang meninggal karena kecelakaan saat akan bertemu dengan Donghae untuk membicarakan pernikahannya. Donghae menunggu Yu Mei di sebuah restoran.
Tapi naas, Yu Mei mengalami kecelakaan. Mobilnya yang dikemudikannya ditabrak oleh sebuah mobil yang melaju cepat karena pengemudinya tengah mabuk dan mengalami stress. Donghae masih belum bisa memaafkan dirinya karena menurutnya dialah yang menyebabkan Yu Mei meninggal, andai saja waktu itu Donghae yang menjemput Yu Mei, pasti kecelakaan itu takkan terjadi. Dan saat itulah Soo Ra bertemu dengan Luhan di rumah sakit, sejak saat itu Luhan mulai menyukai Soo Ra dan dekat dengannya.
*Author Pov. End
-
-
-
Pestapun berakhir dan para tamu telah pergi, tapi Myung Soo dan Min Hyuk masih menunggu kedatangan chingunya itu yang masih belum datang juga.
“Hyukie, mungkin Prince Ho takkan datang. Dia belum pernah terlambat seperti ini” Ucap Myung Soo
“Kau benar L, tapi feelingku mengatakan kalau dia akan datang”
“Ah aku lupa, aku harus menemui Soo Ra di belakang taman hotel ini. Hyukie aku duluan, bye”
“Hiya L! Kim Myung Soo! Kenapa kau meninggalkanku sendirian” Teriak Hyukie
Lalu tak lama kemudian datanglah Choi Min Ho dan yeo-dongsaengnya Choi Ji Hyun
“Hyukie!” Panggil Min Ho
“Hiya Prince Ho! Kenapa kau lama sekali eoh? Aku baru saja akan pergi, aku dan L menunggumu dari tadi” Balas Min Hyuk
“Mianhae, tadi aku ketiduran dan saat aku buru-buru untuk datang ke sini, mobil yang kami tumpangi mendadak mogok. Jadi kami terlambat, kami ke sini naik taxi tadi” Jelas Min Ho
“Gwenchana, ne arrasseo. Prince Ho kau sedang tak bernasib baik sekarang” Balas Min Hyuk
“Hyukie oppa, katamu tadi kau dan L oppa menunggu kami. Tapi sekarang dia ke mana?” Tanya Ji Hyun
“Ah dia, sekarang ada di taman belakang hotel ini” Jawab Min Hyuk
“Oppa, kalau begitu aku ke sana untuk menemuinya dulu. Annyeong!” Ucap Ji Hyun, Ji Hyun pun pergi meninggalkan oppanya dan Min Hyuk.
“Dia masih seperti dulu, tak berubah sedikitpun. Yang ada dipikirannya hanyalah L” Ucap Min Hyuk
“Ne, bahkan saat tidurpun dia selalu mengigau menyebut-nyebut nama L” Timpal Min Ho
“Jinja?” Tanya Min Hyuk
“Ne, anak itu pasti benar-benar menyukai L” Jawab Min Ho
‘Kenapa bukannya aku Ji Hyun-ah? Ini akan sulit untukku, apa aku harus menyerah? Ah ani, aku akan berusaha dan menjaga perasaan ini’ Gumam Min Hyuk dalam hati
-
-
-
Saat sampai di taman, Myung Soo tidak menemukan Soo Ra lalu dia menunggunya sambil mengetikan sebuah pesan untuk yeoja chingunya itu.
------
From : L
To : Baby
Baby, eodi-yo? :/ Aku sudah sampai di taman, aku penasaran apa yang ingin kau tunjukkan :3 Cepatlah kemari
-------
From : Baby
To : L
Tunggu sebentar, aku ke segera ke sana
-------
Saat Myung Soo akan membalas pesan Soo Ra, sebuah tangan melingkar di pinggang Myung Soo merasakan seseorang memeluknya dari belakang.
“Baby jadi ini yang akan kau tunjukkan padaku” Ucap Myung Soo
“L oppa, nan neomu bogoshipo-yo” Ucap Ji Hyun
‘Tunggu, ini bukan suara Soo Ra. Apa jangan-jangan..’ Gumam Myung Soo dalam hati, lalu Myung Soo pun membalikan badannya yang masih dipeluk oleh Ji Hyun.
“Ji Hyun-ah?” Ucap Myung Soo kaget yang menemukan kalau yang memeluknya bukanlah yeoja chingunya melainkan Ji Hyun.
Saat Myung Soo dan Ji Hyun berpelukan tak sengaja Soo Ra melihat pemandangan yang menyakitkan itu. Namja chingunya berpelukan bersama yeoja lain yang tak dikenalnya? Soo Ra pun terdiam membisu menyaksikan pemandangan yang sangat mengiris hatinya itu dan box kado yang dibawanya untuk diberikan kepada namja chingunya itu jatuh dari genggamannya, perlahan air matanya menetes. Dan Soo Ra pun berlari, Myung Soo melihat Soo Ra yang berlari, kemudian dia melepaskan pelukan Ji Hyun dan mencoba mengejar Soo Ra, namun Ji Hyun mencoba mencegahnya.
“Yeoja itu, nugu?” Tanya Ji Hyun
“Mianhae Ji Hyun-ah” Lalu Myung Soo melepaskan genggaman Ji Hyun dan berlari mengejar Soo Ra
“Apa dia yeoja chingumu oppa?” Gumam Ji Hyun
-
-
-
Soo Ra berlari mengikuti ke mana kakinya ingin melangkah dengan air matanya yang sudah merusak make up di wajahnya.
“Oppa, sekarang aku mengerti apa artinya perkataanmu itu. Memang benar, rasa cemburu itu sangat sakit dan tak dapat diutarakan dengan kata-kata” Gumam Soo Ra dalam isak tangisnya, lalu dia pun berhenti di sebuah taman yang jauh dari keramaian kota ‘Heongdam Park’ dan terduduk di sebuah kursi sambil mengusap air matanya yang menetes terus menerus, dia menangis di bawah cahaya bulan purnama yang indah.
“Kenapa malah menangis disaat bulan sedang indah dan terang bersinar?” Tanya seseorang, mendengar suara seseorang di belakangnya Soo Ra pun menolehkan kepalanya ke belakang.
ooOoo To Be Continued ooOoo
RCL SANGAT DIBUTUHKAN ^,^
My socmed \(^3^)/
FB --> Abfidan Akamyeong Mardiya
Twitter --> @kiya_elzara
IG --> @kiya_elzara Let's relationship with me! ^_~
IG --> @kiya_elzara Let's relationship with me! ^_~

Komentar
Posting Komentar