You Change My World | Chapter 5 –Special Date–
Main cast : Lee Soo Ra (OC), Kim Myung Soo/L (Infinite)
Support cast : Lee's Family, Kim's Family, other.
Genre : School life, Romance, Family, Happy
Rate : G
Lenght : Chapter
Cover by : Rosilah Everlastingfriend
Disclaimer : Cerita ini hanya fiktif belaka. Story = Mine & Casts = milik Tuhan
NB : Warning, typo’s every where! Don’t be siders! Don’t be plagiarist! Don’t forget to RCL, hargai author :D Hope you like it! ^_^
“...Thank you for loving me, thank you for watching me, thank you making me feeling like this...”
Chapter 1 –First I Meet You– https://kiyaazuki.blogspot.co.id/2016/06/you-change-my-world-chapter-1-first-i_4.html
Chapter 2 –This Is Love– https://kiyaazuki.blogspot.co.id/2016/06/you-change-my-world-chapter-2-this-is.html
Chapter 3 –You Are My Hero– https://kiyaazuki.blogspot.co.id/2016/06/you-change-my-world-chapter-3-you-are.html
Chapter 4 –Not Alone– https://kiyaazuki.blogspot.co.id/2016/06/you-change-my-world-chapter-4-not-alone.html
Chapter 5 –Special Date–
Happy reading~
-
-
-
Lalu terjadilah acara kejar-kejaran antara mereka berdua. Setelah beberapa menit mereka pun berhenti karena kecapean. Myung Soo terduduk di atas ranjang dan Soo Ra berdiri bersandar pada tembok. Lalu Soo Ra mendekati Myung Soo untuk merebut buku dan sapu tangan miliknya yang berada di cengkraman Myung Soo.
Saat Soo Ra akan mengambilnya dia tak sengaja tersandung sesuatu dan dia kehilangan keseimbangan dan dengan sigap Myung Soo berdiri menahan Soo Ra agar tidak terjatuh. Alhasil Soo Ra terjatuh di pelukan Myung Soo, mereka berdua terdiam kikuk.
Saat itu, datanglah Myung Joo ke kamar tempat Soo Ra dan Myung Soo berada. Dia ingin meminjam kuas kepada hyung nya untuk mengerjakan tugas pelajaran seninya, yaitu melukis. Tanpa mengetuk pintu Myung Joo pun masuk. Karena dia tahu bahwa pintu kamar hyung nya itu tidak pernah dikunci kecuali saat hyung nya sedang tidur di malam hari dan saat mandi.
“Hyung aku ingin me...” Myung Joo menghentikan perkataannya ketika dia terkejut melihat pemandangan yang tak seharusnya dilihatnya, karena dia masih di bawah umur. Hyung nya tengah berpelukan dengan calon nunna nya.
Mendangar ucapan seseorang, Soo Ra dan Myung Soo yang terkejut langsung melepaskan pelukan mereka dan menoleh ke arah sumber suara.
“Apa yang sedang hyung dan nunna lakukan?”
“Ah, a-ani Myung Joo-ya jangan salah paham” Jelas Soo Ra
“Ini tak seperti apa yang kau pikirkan, nan namja-dongsaeng” Tambah Myung Soo
“Bukankah hyung dan nunna seharusnya mengerjakan tugas kelompok? Tapi kenapa malah berpelukan?” Tanya Myung Joo menyelidik
“Kau jangan beritahu eomma ne?” Pinta Myung Soo
“Tadi kami-“ Belum selesai Soo Ra mengucapkan apa yang ingin dia jelaskan, Myung Joo malah memotongnya.
“Sudahlah, aku tak mau tau alasannya kenapa hyung dan nunna bisa seperti tadi. Aku takkan memberitahukannya kepada eomma. Tapi ada syaratnya”
“Asalkan kau tidak meminta sesuatu yang tidak-tidak, apa syaratnya?” Tanya Myung Soo
“Syaratnya adalah hyung dan nunna harus berkencan”
“Mwo!?” Ucap Soo Ra dan Myung Soo bersamaan
“Shireo!” Tolak Soo Ra
“Kau ini apa-apaan Myung Joo-ya, kau kan masih kecil. Sudah tau yang begituan. Apa tidak ada syarat yang lain?” Tanya Myung Soo
“Biar saja. Ani, hanya itu yang aku inginkan. Kalau tidak mau ya sudah, aku akan memberitahu eomma untuk segera menikahkan hyung dan nunna dan menceritakan apa yang barusan aku lihat”
“Bukankah, kau tak ingin aku cepat-cepat menikah. Kau bilang kau akan kesepian jika aku menikah. Karena tak ada yang akan menemani dan membantumu lagi”
“Sekarang aku sudah merelakanmu hyung, ku pikir kebahagiaanmu lebih penting”
“Aish anak ini, kau belajar dari mana hingga jadi bersikap bijak seperti ini padaku? Kebahagiaan apa?”
“Aku belajar darimu hyung. Aku tau Soo Ra nunna adalah cinta pertamamu, kau sangat mencintainya. Itu terlihat jelas dari tatapan matamu hyung, saat kau memandangnya”
“Mwo!? Memangnya seperti apa aku saat melihatmu Soo Ra? Bukankah biasa saja?” Elak Myung Soo
“Molla-yo, aku tak pandai menebak perasaan orang lain dari tatapan mata” Jawab Soo Ra
“Geurae, kami akan melakukannya. Tapi pastikan kau menutup mulutmu rapat-rapat nan namja-dongsaeng. Jika tidak, maka aku akan memberimu pelajaran. Arrasseo!?”
“Ne hyung, arra. Tapi hyung dan nunna harus melakukannya akhir pekan ini, eotte?”
“Aish jinja, geurae. Kami akan melakukannya. Apa sekarang kau puas!?”
“Sangat hyung” Jawab Myung Soo sambil tersenyum penuh kemenangan.
‘Aku melakukannya karena aku ingin kau bahagia hyung, bersama orang yang benar-benar kau cintai. Setelah kau bertemu dengan Soo Ra nunna, ku rasa kau menemukan cinta pertamamu. Itu terlihat jelas saat dari caramu menatapnya. Aku sebelumnya belum pernah melihatmu seperti itu, good luck!’ Gumam Myung Joo, lalu dia pun berlalu dengan tak lupa membawa kuas yang dia pinjam dari hyung nya.
“Aish, eottokhae?” Tanya Soo Ra cemas
“Kita jalani saja, baby”
“Tapi aku belum pernah melakukannya. Apa yang harus ku lakukan?”
“Kau tinggal mengikutiku saja, kita akan bersenang-senang. Jangan pikirkan ucapan Myung Joo ne?”
“Geurae, asalkan kau tak berbuat macam-macam. Aku akan mengikutimu, jika tidak aku akan melaporkanmu pada oppa ku”
“Ne, tenang saja aku takkan berbuat yang aneh-aneh. Tapi jika aku berbuat seperti itu, coba saja laporkan pada Donghae hyung. Mungkin dia akan segera menikahkan kita” Goda Myung Soo
“Aish jinja, kau menyebalkan!” Gerutu Soo Ra
“Hari Minggu aku akan menjemputmu pukul 4 sore”
“Ne, pastikan agar kau tepat waktu. Aku akan menunggumu” Balas Soo Ra
-
-
-
@Lee’s Family House
Di sebuah kamar terlihat seorang yeoja tengah sibuk memilih baju untuk kencan pertamanya.
“Aish, apa yang harus ku pakai?” Gerutu Soo Ra
Ceklek~ Pintu kamar terbuka, menampakkan seorang namja tampan
“Soo Ra-ya, kau sedang apa?” Tanya Donghae
“Ah ini oppa, aku bingung memilih baju”
“Sejak kapan kau mementingkan fashion? Apa jangan-jangan kau akan berkencan!? Dengan siapa?” Selidik Donghae
“Ani, oppa. Aku hanya jalan-jalan saja. Menurut oppa dengan siapa lagi kalo bukan namja itu”
“Jangan berbohong pada oppa mu ini Soo Ra-ya, kalau hanya jalan-jalan mana mungkin kau kebingungan begitu. Myung Soo? Ah anak itu, akhirnya dia melakukannya”
“Apa yang telah kalian bicarakan?” Tanya Soo Ra heran
“Dia mencintaimu seperti kau mencintainya, Soo Ra-ya. Aku sudah mempercayakan dirimu padanya agar dia menjagamu. Karena sebentar lagi oppa tidak dapat menjagamu seperti sekarang ini” Jawab Donghae
“Apa maksud ucapanmu oppa?”
“Kau tau kan, akhir-akhir ini oppa sangat sibuk dan tak dapat pulang sekolah bersamamu seperti biasanya. Itu semua karena minggu depan oppa akan menikah” Papar Donghae
“Mwo!? Menikah? Dengan Hye Jung eonni?” Tanya Soo Ra yang terkejut atas ucapan oppa nya itu.
“Hmm” Angguk Donghae
“Chukkae oppa, ciee yang mau nikah. Kenapa oppa baru beritahu aku?”
“Mianhae Soo Ra-ya, oppa terlalu sibuk mempersiapkan semuanya. Jadi tak sempat memberitahumu”
“Ne, arrasseo”
“Oh ne, apa kau perlu bantuan soal pakaian yang akan kau pakai untuk kencan pertamamu?”
“Ne, oppa”
“Kalau begitu, kajja” Donghae pun menarik Soo Ra untuk mengikutinya
-
-
-
@Kang’s Family House
Kini Donghae dan Soo Ra telah sampai di depan sebuah yang megah dan juga indah.
“Oppa, ini rumah siapa?”
“Menurutmu ini rumah siapa?”
“Molla-yo, aku belum pernah ke sini”
“Ini adalah rumah calon kakak iparmu”
“Ini rumahnya Hye Jung eonni?”
“Ne, kajja kita masuk”
“Tapi oppa, mau apa kita ke sini? Tiga jam lagi aku ada kencan dan aku tak boleh terlambat”
“Aku tau, oppa akan meminta Hye Jung untuk menyulapmu menjadi yeoja yang berbeda. Dan saat ini kau masih terlihat biasa-biasa saja”
“Aku malu oppa, bahkan aku belum pernah bertemu langsung dengannya. Aku hanya tau wajahanya dari photo yang kau tunjukkan dan mendengar tentangnya darimu saat kau membicarakannya”
“Tak apa, kau pasti menyukainya. Dia sangat baik dan cantik. Kajja kita masuk”
“Ne, kajja”
-
-
-
Kini mereka telah sampai di sebuah ruangan bernuansa pink yang dipenuhi oleh alat-alat make up, kaca dan beberapa pakaian yang terlihat indah. Hye Jung mulai mendandani Soo Ra, setelah sebelumnya Donghae memintanya untuk membantu memperbaiki penampilan Soo Ra untuk kencan pertamanya.
“Ah ternyata benar apa yang dikatakan Haeppa, kau sangat manis dan lugu Soo Ra-ya” Ucap Hye Jung
“Ah eonni, kau juga sangat cantik dan baik. Pantas saja oppa terpikat olehmu eon” Puji Soo Ra
“Haeppa banyak menceritakan tentang dirimu Soo Ra-ya, bahkan sangat menyayangimu. Meskipun aku tau bahwa kau adalah yeo-dongsaengnya, tapi itu membuatku iri padamu”
“Eon tidak usah iri, oppa lebih menyayangimu daripada aku dan dia bahkan mengoleksi photo eon juga melukis wajah eon dan lukisan itu disimpan di ruangannya”
“Wah benarkah?”
“Hmm”
“Kalian tampak akrab, tapi kudengar namaku disebut-sebut. Apa kalian sedang membicarakanku?” Tanya Donghae yang tiba-tiba saja muncul dari ambang pintu
“Tentu kami akrab, kan sebentar lagi kita akan menjadi keluarga, benarkan Soo Ra?”
“Ne eon, oppa lagian siapa yang membicarakan oppa. Seperti tidak ada topik pembicaraan lain saja”
“Sudahlah, sekarang percepat meriasnya. Bukankah waktumu tersisa tiga jam lagi” Donghae memperingatkan
“Ah benar, gomawo oppa sudah mengingatkan” Ucap Soo Ra
“Geurae, aku akan mempercepat skill ku” Ucap Hye Jung
-
-
-
@Lee’s Family House
Terlihat seorang namja dengan kemeja putih bercorak kotak-kotak yang dibalut oleh jas pink dengan dasi kupu-kupunya yang terlihat menawan, dia tengah menunggu seseorang di depan gerbang rumah kediaman keluarga Lee, dia adalah Kim Myung Soo. Dia sedang menunggu calon tunangannya, Lee Soo Ra.
Tak lama kemudian munculah yeoja yang ditunggunya.
“Mianhae, apa kau sudah lama menungguku?” Tanya Soo Ra. Myung Soo pun menoleh ke arah sumber suara.
“A-ani, aku baru datang lima menit yang lalu” Myung Soo terbata karena kagum dan terpesona akan penampilan Soo Ra kali ini dengan gaun berwarna kuningnya yang membuatnya lebih ceria.
“Ke mana kita akan pergi?”
“Ikuti saja aku, kajja”
Lalu Myung Soo membukakan pintu mobil, mempersilahkan Soo Ra masuk layaknya seorang putri. Disusul kemudian oleh Myung Soo yang masuk dan duduk di jok kemudi.
“Kau terlihat sangat cantik hari ini” Puji Myung Soo
“Gomawo, kau juga sangat tampan hari ini” Balas Soo Ra
“Oh ya, sebelum kita memulai special date kita, aku punya satu peraturan” Ucap Myung Soo
“Peraturan apa?”
“Kan kebanyakan orang yang date itu selalu memegang tangan pasangannya agar mereka aman dan nyaman. Jadi.. Selama kita date kau juga harus selalu berada di sampingku memegang tanganku dan tak boleh pergi ke mana-mana sendirian, oke!?”
“Kenapa harus? Kan katamu barusan, itu ‘kebanyakan’ orang. Jadi tak semua orang seperti itu.”
“Lupakan apa yang barusan aku katakan atau anggap saja aku tak pernah mengatakan itu”
“Ne”
Myung Soo pun menyalakan mobilnya dan mereka pun melaju ke sebuah tempat.
-
-
-
@Namsan Tower
Mereka sampai di sebuah tower tertinggi yang ada di Korea Selatan, mereka pun berjalan-jalan tak lupa mengabadikan momen kebersamaan mereka dengan berbagai macam gaya di setiap tempat yang ada di Namsan Tower tersebut dan mereka membeli makanan kecil untuk mengganjal perut mereka yang keroncongan. Lalu mereka menuliskan harapan mereka pada sebuah gembok dan tak memberitahukan harapan masing-masing.
‘Aku berharap terus merasakan kebahagiaan seperti ini. ~L~’ Tulis Myung Soo pada sebuah gembok berwarna merah.
‘Semoga kita selalu bersama seperti ini. ~LSR~’ Tulis Soo Ra pada gembok berwarna biru muda.
Lalu mereka menggantungkan gembok itu pada sebuah pohon yang dinamakan pohon harapan yang sudah dipenuhi oleh gembok harapan orang lain yang datang ke sini.
“Baby, apa kau mau pergi ke suatu tempat?” Tanya Myung Soo
“Sebenarnya ada, aku mau ke Sungai Han. Ku dengar di sana tempat yang nyaman dan indah” Jawab Soo Ra
“Ide yang bagus, ku dengar di sana adalah tempat yang indah untuk melihat sunset selain di pantai. Oh ya aku baru ingat bahwa malam ini akan ada pesta kembang api. Kajja kita pergi, sebelum matahari benar-benar tenggelam” Myung Soo menarik tangan agar melingkar di lengannya dan kemudian berlalu.
-
-
-
@Sungai Han
Mereka pun sampai dan terduduk di sebuah kursi yang menghadap langsung ke Sungai Han dan dapat melihat pemandangan sunset yang indah. Myung Soo mengeluarkan sebuah permen lolipop berukuran besar yang berbentuk love.
“Baby, untukmu” Ucap Myung Soo sambil memberikan sebuah lolipop berukuran besar yang berbentuk love.
“Gomawo”
‘Aish, yeoja itu. Dia benar-benar tak mengerti apa maksudku’ Gerutu Myung Soo dalam hati
“Baby, apa kau lapar?”
“Ne, Myung Soo-ya. Aku lapar aku ingin makan chicken wing dan moccacino”
“Geurae, aku tau tempat yang nyaman dan enak untuk makan. Kau suka chicken wing dan moccacino?”
“Ne, nan neomu joha”
Lalu mereka pun pergi ke sebuah restoran yang bisa dibilang mewah.
-
-
-
@Resto Licious
“Myung Soo-ya, kenapa sepi sekali di sini. Bukankah restoran ini selalu ramai setiap harinya?” Tanya Soo Ra heran yang melihat keadaan restoran yang tak terlihat seperti biasanya.
“Molla-yo, mungkin orang-orang sedang bosan pergi ke sini dan kurasa mereka ingin memasak makanan untuk dinner nya sendiri” Jawab Myung Soo asal
“Oh begitu”
Lalu seorang pelayan menghampiri meja Soo Ra dan Myung Soo
“Annyeong haseyo! Silahkan, Tn. dan nona ada yang bisa saya bantu?”
“Kami pesan dua chicken wing dan dua moccacino” Pinta Myung Soo
“Baik Tn.” Lalu pelayan itu berlalu dari hadapan Myung Soo dan Soo Ra
“Baby, aku ke toilet dulu ya”
“Ne, jangan lama-lama”
-
-
-
“Bagaimana aku mengatakannya? Jantungku berdetak tak karuan begini. Tapi aku pasti bisa, fighting L!” Monolog Myung Soo di depan cermin toilet setelah membasuh mukanya
Lalu Myung Soo menghampiri pelayan yang ada di dapur dan mengisyaratkan untuk melaksanakan rencananya. Rencana? Ya rencana yang membuat Soo Ra akan benar-benar jatuh hati kepada Myung Soo, dia juga mendapat bantuan dari Donghae yang memberitahu segala sesuatu tentang Soo Ra.
Pelayan itu kemudian mematikan semua lampu di restoran tersebut.
“Aaaa~” Teriak Soo Ra yang terkejut karena tiba-tiba padam listrik
“Myung Soo-ya kau di mana? L aku takut” Panggil Soo Ra
“I’m here baby, I’m behind you” Jawab Myung Soo
Lalu Soo Ra berbalik dan langsung memeluk Myung Soo.
“Jangan takut baby, aku ada di sini” Myung Soo mencoba untuk menenangkan Soo Ra
“Aku ingin pulang L”
“Aku heran padamu kenapa kau memanggilku L hanya disaat seperti ini?”
“Bukan saatnya untuk bertanya L, sekarang kita pergi kajja!”
Kemudian listrik pun kembali dinyalakan dan Soo Ra langsung melepaskan pelukannya. Namun Myung Soo menahannya, dan malah mempererat pelukannya.
“Tetaplah seperti ini lima menit saja” Pinta Myung Soo, dan Soo Ra menurutinya. Lima menit sudah mereka berpelukan, akhirnya Myung Soo melepaskannya.
“Do you love me, baby?” Tanya Myung Soo
“No, I don’t Mr. Kim” Jawab Soo Ra
“Don’t lie to me, baby! Aku tau kau juga merasakan hal yang sama denganku. Jangan membohongi perasaanmu” Ucap Myung Soo
“Bagaimana kau bisa tahu?” Tanya Soo Ra heran
“Karena aku bisa merasakan jantungmu berdebar kencang saat aku memelukmu barusan. Jadi itu berarti kau juga mencintaiku kan?” Jelas Myung Soo
“I-itu karena... Baiklah, jujur aku juga mencintaimu” Jawab Soo Ra
“Apa yang barusan kau katakan? Aku tak mendengarnya” Kata Myung Soo
“Jujur aku juga mencintaimu!” Ucap Soo Ra
“Coba katakan dengan keras sekali lagi, aku masih tak mendengarnya” Jawab Myung Soo yang pura-pura tidak mendengar Soo Ra
“JUJUR AKU JUGA MENCINTAIMU, L!” Teriak Soo Ra
Myung Soo pun tersenyum.
“Kalau begitu, sekarang kau adalah yeoja chingu ku” Ucap Myung Soo
“Mianhae L, tapi aku adalah calon tunangan seseorang” Tolak Soo Ra
“Hiya! Lee Soo Ra, siapa lagi namja calon tunanganmu kalau bukan aku?
“Dia adalah Kim Myung Soo, aku menyukainya saat pertama kali bertemu. He is my first love”
“Yang kau maksud itu aku kan?”
“Bukan kau L. Tapi Myung Soo, Kim Myung Soo”
“Aish jinja, aku tau itu aku, baby” Gerutu Myung Soo
“Geurae, up to you. Kkekeke~” Soo Ra tertawa melihat ekspresi wajah Myung Soo yang kesal
“Apa yang kau tertawakan?” Tanya Myung Soo
“Wajahmu itu lucu sekali kalau sedang kesal seperti itu” Jelas Soo Ra
“Aku memang sudah tampan dan lucu sejak aku lahir, tapi tak segitunya kali kau mentertawakanmu”
“Geurae, arrasseo. Tapi aku masih penasaran, apa kau yang menyebabkan padamnya listrik barusan?” Tanya Soo Ra
“Bukan hanya itu baby, aku juga yang membooking restoran ini hingga tak ada seorang pun pelanggan kecuali kita” Jelas Myung Soo
“Wae? Kenapa kau melakukan hingga segitunya?”
“Karena aku sangat mencintaimu, aku tau kau tak begitu suka di tempat yang ramai akan orang. Jadi aku membooking restoran ini agar kau nyaman saat kita dinner”
“Kau boros sekali, mengeluarkan uang hanya untuk ini?”
“Itu juga ku lakukan demi dirimu”
“Ne, arrasseo”
“Jadi mulai sekarang kau adalah yeoja chinguku dan kau harus memanggilku L oppa” Pinta Myung Soo
“Ne, L oppa. Eotte?” Tanya Soo Ra dengan wajah aegyo nya
“Kawaii” Jawab Myung Soo sambil mencubit pipi Soo Ra
“Appo-ya” Ringis Soo Ra
“Mianhae, baby. Apa mau ku obati dengan health kiss ku?” Goda Myung Soo
“Shireo, gwenchana” Tolak Soo Ra
Lalu pelayan pun datang membawa pesanan mereka dan mereka pun makan dengan lahapnya.
ooOoo To Be Continued ooOoo
My socmed \(^3^)/
FB --> Abfidan Akamyeong Mardiya
Twitter --> @kiya_elzara
IG --> @kiya_elzara Let's relationship with me! ^_~

Komentar
Posting Komentar