You Change My World | Chapter 1 –First I Meet You–
Author : Kiya Elzara
Main cast : Lee Soo Ra (OC), Kim Myung Soo/L (Infinite)
Support cast : Lee's Family, Kim's Family, other.
Genre : School life, Romance, Family, Happy
Rate : G
Lenght : Chapter
Cover by : Rosilah Everlastingfriend
Disclaimer : Cerita ini hanya fiktif belaka. Story = Mine & Casts = milik Tuhan
NB : Warning, typo’s every where! Don’t be siders! Don’t be plagiarist! Don’t forget to RCL, hargai author :D Hope you like it! ^_^
“...Thank you for loving me, thank you for watching me, thank you making me feeling like this...”
Chapter 1 –First I Meet You–
Happy reading~
-
-
-
@Lee's Family House
Kriing.... Kriing.... Terdengar bunyi jam waker yang memaksa seorang yeoja untuk terbangun dari alam fantasinya. Yeoja itu meraba-raba nakas yang berada di samping ranjang untuk mematikan alarm yang sangat mengganggu waktu istirahatnya itu, tanpa membuka matanya. Kemudian menarik selimut tebalnya untuk menutupi seluruh badannya dan kembali terlelap dalam alam fantasinya.
Terdengar derap langkah kaki seseorang mendekat ke arah ruangan tempat yeoja itu terlelap.
Cleek~ pintu pun terbuka menampakkan seorang namja tampan yang telah rapi dengan pakaian santai casualnya.
“Good morning my sister!” Sapanya yang terkesan begitu ramah. Tapi orang yang disapa malah tak menanggapinya sama sekali, karena orang itu masih terlelap di balik selimut tebal.
“Aish jinja, Soo Ra-ya ireona! Hari libur bukan berarti waktunya bermalas-malasan. Ini sudah pukul 6, kita harus disiplin right?”
“Oppa, just 5 minutes. Please...” Jawab Soo Ra yang tak berkutik sama sedikitpun dari tempatnya. Lalu namja yang dipanggil oppa itu menarik paksa selimut yang dipakai dongsaengnya agar dia bangun.
“Nothing 5 minutes for you. Ppalliwa, oppa ada janji dengan seseorang. Kalau sampai oppa terlambat gara-gara kau. Oppa takkan sudi lagi membantumu dan mendengarkan semua curhatanmu itu. Arra?”
Setelah mendengar ancaman dari Donghae oppanya, akhirnya Soo Ra pun bangun. Dia merenggangkan otot tubuhnya dan menutup mulutnya dengan tangan kananya yang tengah menguap. Donghae yang melihat pemandangan itu membalikan badannya dan hanya dapat menggeleng-ngelengkan kepalanya melihat tingkah adik kesayangannya itu.
“Ok, my brother. Are you content?" Sinis Soo Ra kepada oppanya
“Kkkk~ Itulah akibatnya jika kau menentangku” Ejek Donghae
Soo Ra pun beranjak pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
“Aish, anak itu masih belum berubah juga. Apa dia tidak malu melakukan hal seperti itu di depan seorang namja. Untung bukan namja lain yang melihatnya, kalau itu sampai terjadi aku akan beri dia pelajaran” Gumam Donghae
“Soo Ra-ya jangan lama-lama eoh? Oppa akan menunggumu di bawah. Kalau kau belum juga ke bawah dalam waktu 15 menit, kau harus mentraktir oppa tteobokki selama seminggu” Tapi tidak ada jawaban dari dalam kamar mandi.
“Soo Ra-ya? Hiya, Lee Soo Ra! Apa kau dengar apa yang oppa bicarakan!? Atau kau malah tertidur di dalam sana?”
“Nde oppa? Ah ani, aku tidak tertidur. Aku mendengarkannya, dan aku akan cepat menyusul ke bawah. Tapi jika aku berhasil ke bawah dalam waktu kurang dari 15 menit, oppa harus memberiku uang untuk membeli buku terbitan terbaru eoh?”
“Geurae, yaksok” Lalu Donghae pun beranjak pergi meninggalkan ruangan tersebut.
-
-
-
“Donghae-ya, apa adikmu sudah bangun?” Tanya Tn. Lee yang sedang duduk membaca surat kabar di ruang televisi. Beliau tak lain adalah appa dari seorang Lee Dong Hae dan Lee Soo Ra.
“Ne appa, sebentar lagi juga Soo Ra akan turun ke sini” Jawab Donghae yang baru saja turun dari tangga dan mendekat ke arah appanya untuk ikut duduk di sampingnya.
“Chagi, sarapannya sudah siap!” Teriak Ny. Lee dari arah ruang makan yang telah selesai menata piring yang berisikan nasi goreng spesial kimchi buatannya. Donghae dan Tn. Lee pun beranjak menuju ruang makan.
-
-
-
Kini keluarga Lee sedang menikmati sarapannya. Setelah sebelumnya Soo Ra menyusul ke ruang makan dalam waktu kurang dari 15 menit.
“Oppa, aku menang. Jadi tepati janjimu eoh?”
“Ne, na yeo-dongsaeng”
“Soo Ra-ya, apa yang akan kamu lakukan seharian ini? Jangan sampai kau hanya berdiam diri di rumah dan malah membaca buku-buku tebalmu itu. Eomma bosan melihatmu seperti itu terus. Kau harus refreshing chagi, itulah yang normalnya dilakukan oleh anak-anak seusiamu” Tukas Ny. Lee
“Molla-yo, tapi aku lebih suka di rumah saja. Lagipula aku tak apa-apa kok, itu malah tak membuatku merasa bosan. Justru aku menikmatinya”
Itulah kebiasaan Soo Ra sejak kecil. Dia sangat mencintai buku, bahkan dihari liburnya sekalipun dia tetap membaca buku. Baik itu buku pelajaran, ensiklopedy, novel, cerpen, komik dan buku apapun itu. Jika dia sudah membaca, maka dia tak dapat diganggu oleh siapapun, kecuali jika dia telah selesai membaca. Sampai-sampai dipanggil ‘Si Kutu Buku’ oleh keluarganya.
Bukan tanpa alasan dia melakukan hal itu, tapi karena dia terlalu malu untuk berteman dengan seseorang. Jadi dia mencari kesibukan untuk membuatnya tak kesepian. Bisa dibilang dia itu pemalu, jika ada yang mengajaknya berteman maka dia akan menolaknya secara halus. Itulah yang menyebabkan Soo Ra hanya akrab dengan keluarganya, sebenarnya dia adalah gadis yang sangat ceria bahkan cerewet. Dia hanya mencurahkan apa yang dirasakannya kepada oppanya Lee Dong Hae, tak ada seharipun tanpa curhatannya. Kalau Donghae kesal, maka dia akan mengancam tak mau mendengarkan curhatan Soo Ra, dan itu sukses membuat Soo Ra mau tak mau harus menuruti apa yang diperintahkan oppanya.
“Andwae! Kali ini eomma tak mau kau begini terus chagi. Kau harus mulai bergaul dengan teman-teman seusiamu. Kau bahkan tak mempunyai satu pun teman, apalagi namja-chingu. Apa eomma harus menjodohkanmu?” Tukas Ny. Lee
“Shireo! Eomma jangan lakukan itu, aku tak suka. Lebih baik aku dijodohkan dengan bukuku saja”
“Mana ada orang yang menikah dengan buku Soo Ra-ya, dasar Si Kutu Buku” Ejek Donghae. Mendengar ejekan yang dilontarkan oppanya, Soo Ra hanya mempoutkan bibirnya kesal.
“Ada, aku akan melakukannya” Jawab Soo Ra tegas
“Mwo? Apa kau gila? Masih banyak namja tampan dan baik hati di dunia ini, contohnya saja oppa mu ini” Timpal Donghae dengan penuh percaya diri
“Ckk. Geurae, aku akan pergi ke taman saja. Tapi aku akan tetap membawa buku-buku kesayanganku”
“Terserah kau saja. Oh iya, eomma lupa memberitahu sesuatu. Lusa teman eomma dari Jepang akan berkunjung kemari, jadi kalian harus ada di rumah ne?”
“Ne, eomma” Jawab Donghae dan Soo Ra serempak
“Appa dan eomma akan pergi ke luar, mungkin akan pulang larut malam. Donghae-ya, appa titip adikmu dan jaga rumah ini ne?”
“Tapi appa, aku ada janji dengan seseorang”
“Apa, aku tak apa-apa kok sendirian di rumah. Lagian aku sudah terbiasa dan aku juga bisa jaga diri. Aku tak mau menghancurkan kencan oppa bersama Hye Jung eonni, benarkan oppa?” Jawab Soo Ra sambil menggoda oppanya.
“Aish neo, sok tau. Siapa bilang oppa kencan? Oppa hanya ada urusan dengannya Soo Ra-ya”
“Urusan kok dihari libur, hari biasa juga bisa kali oppa. Kalau begitu itu bukan urusan biasa, tapi special. Bisa dibilang kencan buta” Ledek Soo Ra
“Geurae, anggap saja begitu” Mendengar jawaban oppanya, Soo Ra tersenyum penuh kemenangan.
Kalau soal berdebat Soo Ra lah jagonya, semua akan kalah darinya. Bahkan eomma dan appanya sekalipun.
“Sudah-sudah jangan bertengkar. Appa dan eomma pergi dulu ne” Kata Tn. Lee yang telah selesai menghabiskan sarapannya, dengan diikuti oleh Ny. Lee. Suami istri itupun berlalu hingga tak terlihat.
“Soo Ra-ya kau bereskan semua ini ne. Oppa harus pergi. Annyeong!” Pamit Donghae yang kemudian berlalu dari hadapan Soo Ra.
“Hmmm... Lagi-lagi aku yang harus membereskannya. Aku harus cepat selesai membereskannya dan kemudian pergi ke taman”
-
-
-
@Heongdam Park
Terlihat seorang yeoja berbaju kotak-kotak merah dengan topi di kepalanya yang selaras dengan pakaiannya, terduduk di sebuah kursi taman tengah serius membaca sebuah buku sembari mendengarkan lagu dari earphone nya. Tanpa dia sadari seorang namja mendekatinya, namja itu menepuk pundak yeoja itu. Yeoja itu pun berbalik, dan dia dapati seorang namja dengan luka di kepalanya.
“Annyeong! Nunna, bisakah anda membantu saya? Apakah ada klinik di sekitar sini? Saya orang baru, jadi tak terlalu mengetahui daerah sini”
“Mianhae, aku juga tak mengetahui daerah sini. Tapi tunggu” Yeoja itu kemudian mengeluarkan sebuah sapu tangan dan plester dari tasnya. Kemudian dia menepuk tempat kosong di sampingnya, mengisyaratkan supaya namja itu duduk. Namja itu mengerti dan kemudian duduk di samping yeoja itu.
Lalu yeoja itu membasahi sapu tangannya untuk mengelap luka di kepala namja itu. Tatapan mata mereka saling bertemu dan membuat waktu seakan berhenti.
‘Mata yang sungguh indah, tatapannya begitu menenangkan’ Gumam namja yang bernama Kim Myung Soo itu dalam hati.
‘Ada apa ini? Mengapa jantungku berdetak tak beraturan, berdebar dengan kencangnya’ Gumam yeoja itu dalam hati. Yang ternyata adalah Lee Soo Ra
Entah karena terbawa suasana atau apa perlahan wajah namja itu mendekat pada yeoja di hadapannya dan chu~
ooOoo To be continued ooOoo
My socmed \(^3^)/
FB --> Abfidan Akamyeong Mardiya
Twitter --> @kiya_elzara
IG --> @kiya_elzara Let's relationship with me! ^_~

Komentar
Posting Komentar